Bicara soal Jodoh
Jodoh itu takkan kemana, sejauh apapun dua insan kalau sudah jodoh pasti akan bertemu jua. Tapi bukan berarti kita hanya diam di tempat saja menunggu jodoh itu datang dengan sendirinya. Kita juga harus punya usaha, kita harus menyiapkan persiapan yang matang agar siap dalam menjalani bahtera cinta kelak.
Mencari jodoh yang tepat itu bukan berarti kita lakukan dengan melakukan aktivitas pacaran. Karena dalam Islam itu tidak ada yang namanya pacaran. Sebagaimana firman Allah Swt dalam QS. Al-Isra'[17]:32
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.
Jangankan berbuat zina, mendekatinya saja kita sudah dilarang.
Mengapa pacaran itu dilarang dalam Islam?
Karena pacaran itu merupakan jalan yang mendekati yang namanya perzinahan.
Yang namanya pacaran itu kita tau kan pasti ada aja yang namanya tatap-tatapan, pegang-pegangan, dan lain sebagainya. Padahal dua insan itu bukanlah mahram dan belum halal pastinya.
Gimana mau halalkan kalo nikahnya aja belom.. Dan orang pacaran juga belum tentu sampai kepelaminan, bisa jadi sampai di tengah jalan aja terus bubar dan ujung-ujungnya malah musuhan. Mirisnya banyak juga yang sampai kebablasan, terus hamil padahal belum nikahan. Kebanyakan yang dirugikan adalah wanitanya karena sang prianya tidak mau bertanggung jawab, eh sang prianya malah kabur dan nyari korban-korban lainnya. Parahnya lagi mereka tega melakukan aborsi dan bahkan membunuh bayi-bayi mereka yang tidak berdosa itu.
Memang banyak sekali dampak buruk yang diakibatkan oleh aktivitas pacaran itu. Oleh karena itu jangan pernah coba-coba buat melakukan aktivitas pacaran ini. Nikah dulu baru pacaran sama kekasih halalnya kelak *eeaaa..
Nah, gimana kalau misalnya sudah terjebak atau sudah pernah terjebak dalam aktivitas pacaran?
Buat yang sebelumnya sudah pernah terjebak dalam yang namanya aktivitas pacaran, maka banyak-banyaklah bertaubat, minta ampun sama Allah Swt, banyak-banyak menyesali kesalahan yang telah kita perbuat dan berjanjilah bahwa kita tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi.
Terus, bagaimana sama yang masih pacaran nih?
Buat yang masih pacaran, segera putuskan pacarmu itu.
Tapi kan aku masih sayang sama dia, aku cinta sama dia..
Kalau kamu sayang dan cinta sama dia, apakah kamu rela kalau dia terjerumus ke dalam dosa? Kamu tentu tidak maukan orang yang kamu cintai dan kamu sayangi mendapatkan siksaan kelak? Jika kamu memang benar-benar sayang dan cinta sama si dia, maka jangan biarkan dia terjerumus di dalam dosa dan kemaksiatan. Relakan dia, ikhlaskan dia, doa'kan yang terbaik untuknya. Toh, kalau memang jodoh mah gak akan kemana. Kalau dia memang jodoh kita maka dia pun pasti akan kembali kepada kita, tetapi kalau pun dia bukan jodoh kita, sekuat apapun kita mempertahankannya maka pasti akan terpisah juga. Kalau dia bukan jodoh kita, yakinlah Allah Swt pasti telah menyiapkan jodoh yang jauh lebih baik darinya.
Sabarlah menanti jodoh kita, yakinlah Allah Swt pasti sudah menyiapkan pasangan yang terbaik untuk kita semua.
Jodoh itu cerminan dari diri kita, oleh karena itu berusahalah mulai dari sekarang untuk terus memperbaiki diri kita. Buat para wanitanya, berusahalah untuk menjadi sesholehah mungkin. Jangan pernah bosan mencari bekal agama. Terlebih para wanita harus benar-benar menyiapkan persiapan itu, karena kelak kita akan menjadi istri dan ibu bagi anak-anak kita kelak. Tak lupa juga buat para prianya, kalian kelak akan menjadi imam bagi istri dan anak-anak kalian kelak, kalian akan menjadi panutan bagi istri dan anak kalian. Oleh karena itu persiapkanlah diri kalian dengan sebaik-baiknya, carilah bekal agama sebanyak-banyaknya, mulailah memperbaiki diri menjadi sesholeh mungkin mulai dari sekarang.
Mencari jodoh yang tepat itu bukan berarti kita lakukan dengan melakukan aktivitas pacaran. Karena dalam Islam itu tidak ada yang namanya pacaran. Sebagaimana firman Allah Swt dalam QS. Al-Isra'[17]:32
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.
Jangankan berbuat zina, mendekatinya saja kita sudah dilarang.
Mengapa pacaran itu dilarang dalam Islam?
Karena pacaran itu merupakan jalan yang mendekati yang namanya perzinahan.
Yang namanya pacaran itu kita tau kan pasti ada aja yang namanya tatap-tatapan, pegang-pegangan, dan lain sebagainya. Padahal dua insan itu bukanlah mahram dan belum halal pastinya.
Gimana mau halalkan kalo nikahnya aja belom.. Dan orang pacaran juga belum tentu sampai kepelaminan, bisa jadi sampai di tengah jalan aja terus bubar dan ujung-ujungnya malah musuhan. Mirisnya banyak juga yang sampai kebablasan, terus hamil padahal belum nikahan. Kebanyakan yang dirugikan adalah wanitanya karena sang prianya tidak mau bertanggung jawab, eh sang prianya malah kabur dan nyari korban-korban lainnya. Parahnya lagi mereka tega melakukan aborsi dan bahkan membunuh bayi-bayi mereka yang tidak berdosa itu.
Memang banyak sekali dampak buruk yang diakibatkan oleh aktivitas pacaran itu. Oleh karena itu jangan pernah coba-coba buat melakukan aktivitas pacaran ini. Nikah dulu baru pacaran sama kekasih halalnya kelak *eeaaa..
Nah, gimana kalau misalnya sudah terjebak atau sudah pernah terjebak dalam aktivitas pacaran?
Buat yang sebelumnya sudah pernah terjebak dalam yang namanya aktivitas pacaran, maka banyak-banyaklah bertaubat, minta ampun sama Allah Swt, banyak-banyak menyesali kesalahan yang telah kita perbuat dan berjanjilah bahwa kita tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi.
Terus, bagaimana sama yang masih pacaran nih?
Buat yang masih pacaran, segera putuskan pacarmu itu.
Tapi kan aku masih sayang sama dia, aku cinta sama dia..
Kalau kamu sayang dan cinta sama dia, apakah kamu rela kalau dia terjerumus ke dalam dosa? Kamu tentu tidak maukan orang yang kamu cintai dan kamu sayangi mendapatkan siksaan kelak? Jika kamu memang benar-benar sayang dan cinta sama si dia, maka jangan biarkan dia terjerumus di dalam dosa dan kemaksiatan. Relakan dia, ikhlaskan dia, doa'kan yang terbaik untuknya. Toh, kalau memang jodoh mah gak akan kemana. Kalau dia memang jodoh kita maka dia pun pasti akan kembali kepada kita, tetapi kalau pun dia bukan jodoh kita, sekuat apapun kita mempertahankannya maka pasti akan terpisah juga. Kalau dia bukan jodoh kita, yakinlah Allah Swt pasti telah menyiapkan jodoh yang jauh lebih baik darinya.
Sabarlah menanti jodoh kita, yakinlah Allah Swt pasti sudah menyiapkan pasangan yang terbaik untuk kita semua.
Jodoh itu cerminan dari diri kita, oleh karena itu berusahalah mulai dari sekarang untuk terus memperbaiki diri kita. Buat para wanitanya, berusahalah untuk menjadi sesholehah mungkin. Jangan pernah bosan mencari bekal agama. Terlebih para wanita harus benar-benar menyiapkan persiapan itu, karena kelak kita akan menjadi istri dan ibu bagi anak-anak kita kelak. Tak lupa juga buat para prianya, kalian kelak akan menjadi imam bagi istri dan anak-anak kalian kelak, kalian akan menjadi panutan bagi istri dan anak kalian. Oleh karena itu persiapkanlah diri kalian dengan sebaik-baiknya, carilah bekal agama sebanyak-banyaknya, mulailah memperbaiki diri menjadi sesholeh mungkin mulai dari sekarang.
Komentar
Posting Komentar